Aku tertunduk dan lesu dalam asa yang hampir kandas. Jiwaku menangis di dekap Zaman yang penuh kemunafikan dan cinta diri. Iblis yang bertahtakan pemberontakan dan bermahkota dosa telah memperdaya jiwa-jiwa yang cinta kekuasaan, uang, kehormatan dan kenikmatan dunia.
Lihatlah dunia ini! Bahwa banyak manusia tidak lagi punya rasa malu. Bahwa banyak manusia justru bangga telah berbuat dosa. Korupsi, kolusi dan nepotisme bukanlah hal yang aneh. Mata hati mereka yang melakoni telah dirabunkan oleh kerakusan dan tidak perduli bila banyak rakyat yang terhimpit menjadi korban. Jabatan atau kekuasan menjadi alat memperkaya diri. Pun agama diperalat untuk pencitraan diri meraih kekuasaan. Keadilan menjadi mimpi, bila penegak keadilan bersikap terbalik dengan membela ketidakadilan.
Lihatlah! Manusia berlari kencang dengan menabrak batas-batas kepatutan. Banyak orang tua telah kehilangan kasih kepada anaknya, dan anak-anak telah kehilangan rasa hormat dan kepatuhan kepada orang tuanya. Hamba-hamba yang cinta uang berkedok cinta Tuhan dalam drama kehidupan.
Ya, manusia berlari menuju kebinasaan karena tidak takut akan Tuhan.
Lihatlah dunia ini! Bila ada yang berseru “jangan angkuh” dalam keangkuhannya, berteriak “bertobatlah” dalam ketidakbertobatannya. Yang lain berkata “kasihilah sesamamu” dalam kebencian dan dendam yang menguasai hidupnya, dan berkata “berilah” dalam hidupnya yang kikir dan selalu berharap menerima. Dan bila ada yang berseru “percayalah kepada Tuhan” dalam kekuatirannya yang amat sangat. Siapakah yang akan sampai kepada seruan itu?
Sungguh, manusia telah jatuh kedalam dosa, semakin dalam dan semakin dalam.
LH/21-12-11
Snggh luar biasa..dri pmbhsn ini ada mkna yg ku dpt kn..bhwa org yg brseru dgn mnytkn Tuhan..blm tntu msuk dlm krajaan Allah..tp mlainkn dgn perbuatn n sikap kta kpd Tuhan..thnks ats pmbhsn yg tlh mnjd brkt bwt sya..
Oleh: Joeram imanuel on Januari 28, 2012
at 10:34 pm
Terima kasih telah berkunjung ke blog sy. Tuhan memberkati.
Oleh: Biji Sesawi on Februari 9, 2012
at 5:51 pm