Oleh: Ev. Lomser Hutabalian, S.Th | Agustus 14, 2008

MEMAHAMI FIRMAN TUHAN

 

PENDAHULUAN

 

Firman Tuhan adalah Pernyataan diri dan maksud Allah bagi manusia (Yoh. 1:1-18). Lewat firman-Nya yang disampaikan kepada nabi-nabi (PL) dan yang diilhamkan kepada rasul-rasul (PB) untuk dituliskan dalam kitab suci Alkitab, kita dapat belajar tentang Tuhan dan rancangan-Nya. Bagi kita disingkapkan tentang penciptaan, dosa, kematian, pengampunan, keselamatan, iman, pertolongan semasa hidup, dan lain-lain. Firman Tuhan memberi tuntunan bagi kita untuk menghidupi kehidupan yang baik dan yang berkenan kepada Tuhan.

 

Meskipun Firman Tuhan telah diterjemahkan kedalam bahasa yang kita mengerti, namun maksud-maksud yang terkandung di dalam Firman Tuhan itu sering kali tidak sesederhana pengertian harfiah. Karna begitu kayanya kebenaran yang terkandung di dalamnya maka perlu penggalian-penggalian untuk dapat memahami maksud yang terkandung di dalam Firman Tuhan itu.  

 

Seperti disebutkan diatas bahwa Firman Tuhan adalah pernyataan diri Tuhan Allah dan maksud-maksud-Nya bagi kita, maka belajar firman Tuhan merupakan suatu keharusan bagi kita. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memerlukan firman Allah untuk menghidupi kehidupan yang baik sesuai dengan maksud Tuhan.

 

MANFAAT FIRMAN TUHAN

 

2 Tim 3 :16-17 “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

 

Mengajar artinya memberi pelajaran supaya orang yang diajar memperoleh pengetahuan. Demikianlah Firman Tuhan memberi pengetahuan atau pengenalan bagi kita tentang Tuhan dan semua karya-Nya. Kebenaran-kebenaran Firman Tuhan juga menyatakan apa yang benar dan apa yang salah supaya kita bisa berbalik dari cara hidup yang tidak benar (Maz. 119:105). Dengan banyak belajar Firman Tuhan, wawasan berpikir kita akan semakin luas, kita diteguhkan oleh janji Tuhan yaitu keselamatan kepada hidup kekal (1 Yoh 2:25; Maz. 149:4) dan pemeliharaan-Nya bagi kita (Amsal 2:8). 

 

Dengan terus mempelajari Firman kita akan terdidik untuk tetap berjalan dalam koridor kebenaran Tuhan dan kita akan semakin elergi dengan perbuatan dosa.(Maz. 119:104).  Tuhan memperlengkapi umat-Nya dengan Firman untuk setiap perbuatan baik.

 

Yeremia 15:16 “Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.”

 

(Manfaat Firman Tuhan ; baca juga Maz. 19:8 ; Maz.119:9,11,99-100,130 ; Yak. 1:21 ; Rm. 10:13)

 

MEMAHAMI FIRMAN TUHAN.

 

Menemukan makna Firman Allah adalah pekerjaan penting dalam pembelajaran orang percaya. Apalah artinya Firman itu kita dengar atau kita baca beribu kali kalau kita tidak memahami maksudnya bagi kita. Semua akan menjadi kesia-siaan belaka dan tidak akan mengubah hidup keimanan kita.  Jadi adalah keharusan bagi kita untuk mengerti firman Tuhan untuk mengubah hidup kita kepada yang lebih baik dan sempurna. (Efesus 4:21-23).

 

Beberapa hal berikut perlu kita perhatikan untuk membantu kita memahami Firman Allah bagi kita :

 

1. Memiliki hati seorang murid sejati.

 

Dalam beberapa kesempatan sewaktu Yesus mengajar orang-orang yang mengikut Dia, Dia mengakhiri perkataan-Nya dengan kalimat “siapa bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” (Markus 4:9).  Tentu yang Yesus maksudkan “hendaklah ia mendengar” bukan sekedar mendengar saja, karena pastilah setiap telinga berfungsi untuk mendengar dan setiap orang yang mempunyai telinga yang ada berkerumun di situ pastilah mendengar perkataan Yesus, namun yang Dia maksud adalah menyimak dengan sungguh-sungguh apa yang mereka dengarkan supaya mereka memperoleh pengertian dari perkataan-Nya itu.

 

Dalam suatu kelas tidak semua siswa bisa langsung mengerti keseluruhan apa yang disampaikan oleh guru mereka, ada yang mungkin agak lambat mengerti, ada yang cepat. Meski cepat atau lambat namun akhirnya setiap mereka akan mengerti apa yang disampaikan oleh guru kalau mereka sungguh-sungguh menyimak dan memiliki hati yang rindu untuk mengerti. Inilah murid yang sejati. Seorang murid sejati adalah orang yang sungguh-sungguh merindukan untuk mengerti , orang yang haus dan lapar akan pengertian Firman. Dan setiap orang yang haus dan lapar akan kebenaran Tuhan, mereka akan dipuaskan. (Mat. 5:6 ; Maz. 107:9 ; Wah. 21:6)

 

Tetapi hal ini tidak berlaku bagi orang-orang yang tidak sungguh-sungguh/acuh tak acuh atau yang disebut orang bebal, mereka tidak akan pernah bisa mengerti karena mereka tidak memberi hati untuk pengajaran.

 

2. Bersekutu dengan Roh .

 

Yohanes 16:13 berbunyi, “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.”  Sama seperti ketika Roh Allah menuntun nabi-nabi dan rasul-rasul untuk menuliskan kitab-kitab, demikianlah Roh itu akan membimbing kita untuk mengerti kitab suci itu. Karena itu kita perlu meminta kepada-Nya memberi pengertian  ketika kita mendengar atau membaca Fiman Tuhan.  Persekutuan dengan Roh Tuhan bukan saja akan membantu kita untuk memahami Firman Tuhan, tetapi juga membantu kita mengambil hikmat dari kehidupan yang kita jalani. (1 Kor. 2:10)

 

3. Banyaklah Membaca.

 

Ada statemen/pernyataan yg mengatakan bahwa membaca adalah jendela dunia atau membaca adalah membuka cakrawala dunia. Kedua statemen ini memberi arti betapa sangat pentingnya membaca yang dapat menambah wawasan berpikir kita.

Alkitab mulai dari Kejadian sampai Wahyu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Ada benang merah yang menghubungkan semua kitab-kitab di PL dan PB.  Dengan banyak membaca Firman Tuhan, akan membantu kita memahami Firman-Firman Tuhan yang lainnya. Tapi membaca janganlah hanya sekedar membaca tetapi haruslah disimak dengan baik.

Kalau kita membaca alkitab, jangan serampangan. Cobalah baca secara sistematis, mis. satu perikop, satu pasal atau satu kitab. Dan anda juga bisa baca ayat-ayat yang berhubungan yang biasa ditulis di catatan kaki.

Selain membaca alkitab, buku-buku rohani dan renungan harian bisa menjadi “menu” tambahan. Jika memungkinkan saudara juga bisa membaca ensiklopedia alkitab, secara khusus bagi mereka yang akan sering menyampaikan Firman Tuhan (berkotbah).

About these ads

Responses

  1. jangan kita sia-siakan kebaikan tuhan yesus kepada kita. dan selain itu kami mau bila banyak cerita tentang firman tuhan.

  2. Terima kasih atas kunjungannya ke Blog saya. Tuhan memberkati.

  3. makasi atas bantuan amang untuk mendekatkan kami padaNYA

  4. mudah bagi ku menterjemahkan artinya ,tapi melaksanakan dan meng imani mengalami pasang surut ,oleh keadaan .

  5. amat terasa firman tuhan yang telah ku baca ini.aku bersyukur kerana aku temui bagaimanaka aku bisa memahmi firman tuhan.jangan sekadar saja tapi harus di laksanakan hingga lihat keberhasilannya.tuhan pasti menyertai setiap yang ingin.mempljarinya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.351 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: