Oleh: Bakti Rajawali Ministry | November 18, 2010

SEMBILAN TAHUN KE-SINTUA-ANKU

SEMBILAN TAHUN KE-SINTUA-ANKU

(10 Juni 2001 – 10 Juni 2010)

Tidak ada niat dalam diriku untuk menjadi seorang hamba Tuhan di GPI. Walaupun aku anak seorang pimpinan sidang  (Alm. Gr. Kostan Nainggolan), cucu dari seorang perintis beberapa sidang disekitar kecamatan Bandar Khalipah (Alm. Gr. Ambersius Sitanggang) bahkan dari keluarga yang banyak jadi hamba Tuhan, tapi bagiku menjadi hamba Tuhan adalah pekerjaan susah. Aku melihat betapa sulit dan banyaknya tantangan yang dialami oleh mereka dalam pelayanan.

Namun, tidak berpikir jadi hamba Tuhan bukan berarti aku orang yang malas beribadah dan belajar firman Tuhan.  Bagiku itu wajib ku lakukan. Memang pada masa mudaku ada waktu-waktu dimana aku seperti jauh dari Tuhan karena aku jarang beribadah karena beberapa hal, tetapi secara iman hatiku masih terpaut kepadaNya.

Latarbelakang keluarga yang sangat sederhana (kategori miskin barangkali), memicu lahirnya cita-cita dalam diriku yaitu menjadi orang kaya.  Ya, hanya itu cita-citaku dulu; menjadi orang kaya.  Teringat ketika SMP, waktu teman-teman pergi tour ke tempat wisata, aku harus gigit jari karena tidak punya uang untuk ikut. Keinginan menambah ilmu dengan kursus sewaktu SLTA kuurungkan, dan niat untuk kuliah setelah taman SLTA kukubur dalam-dalam. Oleh karena itu ketika aku melihat orang-orang yang sekolah atau kuliah tidak serius, miris rasanya. Padahal orang tua mereka mungkin sudah begitu bersusah payah untuk memenuhi biaya kuliah mereka. Namun walau dengan segala keterbatasan pendidikan yang kumiliki, aku tetap berani untuk bercita-cita menjadi orang kaya dan bukan menjadi hamba Tuhan.

Tetapi kehendak Tuhan lain dengan kehendakku.  Seperti yang aku saksikan di https://hutabalian72.wordpress.com/2008/08/13/di-atas-spring-bed-tua/, Akupun akhirnya harus tunduk kepada panggilan Tuhan, dan mau diangkat menjadi Sintua. Selama menjalani tugas pelayanan, tidak sedikit tantangan yang kuhadapi baik dari dalam maupun dari luar.  Pola pikir, konsep atau pengertian tentang sesuatu baik itu hal-hal umum, pelayanan maupun tentang firman Allah tidak selalu sama. Karena itu dibutuhkan hikmat, upaya-upaya pembelajaran yang terus menenerus, pendekatan yang baik (walau kadang sangat tegas) dengan rekan sesama pelayan.

Pernah selama empat tahun lebih sebagai pembina muda-mudi sidang, dan empat tahun menjadi pembina Biro Pemuda kota Batam, adalah merupakan tahap proses pembelajaran dalam melayani. Sebagai pembina harus menjembatani antara pemuda dengan hamba-hamba Tuhan, antara dept. pemuda sidang dan biro pemuda.  Korban waktu dan korban perasaan harus dijalani, dan diterima sebagai proses pembelajaran juga mengenai arti kesetiaan dalam tugas.

Ketika semakin mengerti betapa indah dan luar biasa arti sebuah panggilan dari Tuhan, sebuah kepercayaan dan kehormatan yg diberikan Tuhan, terkadang menangis menjadi wujud syukur yang meluap. Panggilan Allah adalah panggilan yang bertanggung jawab. Ia memanggil, maka Ia  memperlengkapi dengan segala sesuatu untuk kebutuhan panggilan itu sendiri.

Jauh sebelum menjadi hamba Tuhan, kuyakini  Ia telah mempersiapkan segala sesuatu, dan Ia terus bekerja di dalamnya.  Septintas ada pertanyaan dalam benakku ketika aku harus bekerja sebagai janitor (tukang sapu/office boy – https://hutabalian72.wordpress.com/2008/08/26/lomserhurry-up/ ) yang  dianggap pekerjaan hina bagi banyak orang terlebih umumnya orang yang batak yang semuanya adalah “raja”. Tapi kemudian kusadari bahwa Tuhan telah mempersiapkan yang lebih besar bagiku dengan menjawab mimpi kubangun) ketika aku menjadi janitor  (https://hutabalian72.wordpress.com/2009/01/30/janitor-itu-bermimpi/.

Hari demi hari, Tuhan membawaku pada pengalaman-pengalaman rohani yang luar biasa, semua itu menjadi kekuatan, semangat, sukacita dan iman yang terus bertumbuh.  Tuhan memang dahsyat. Terima kasih Tuhan.

LH


Responses

  1. semua ada hikmanya pak….

  2. Yup. Thanks atas kunjungannya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: