Oleh: Bakti Rajawali Ministry | September 3, 2012

Jahat di Mata Tuhan

Hak. 3:7 “Orang Israel melakukan apa yang jahat  di mata TUHAN, mereka melupakan TUHAN,Allah mereka, dan beribadah kepada para Baal dan para Asyera”.

Di era abad 21 ini dapat dikatakan bahwa hampir setiap hari yang kita jalani selalu ada berita/informasi mengenai kejahatan yang terjadi di dunia ini.  Semakin hebatnya tekhnologi informatika memungkinkan informasi-informasi yang ada di bagian belahan bumi yang sangat jauh dapat kita ketahui dalam hitungan menit bahkan mungkin detik.  Informasi-informasi itu di dapat melalui mulut ke mulut, media cetak, elektronik seperti radio, TV, telephon dan internet.

Jenis kejahatan yang terjadi bermacam-macam;  pembunuhan, pencurian, penipuan, penggelapan, perampokan, pemukulan, perkosaan, pemalsuan, cyber crime, korupsi, dan lain-lain.  Pelaku kejahatan pun tidak hanya berasal dari masyarakat biasa tetapi juga para pejabat pemerintah dan legislatif. Yang  juga memprihatinkan adalah ketika penegak hukum sendiri justru “bermain-main” dengan hukum itu.

Berbagai macam tindakan kejahatan itu mungkin membuat kita merinding, kesal, was-was dan takut. Namun tahukah saudara bahwa kita sangat mungkin sering melakukan apa yang jahat di mata Tuhan? Kejahatan yang dimaksud bukanlah jenis kejahatan seperti yang kita sebutkan diatas, melainkan melupakan Tuhan dan beribadah kepada Baal.

Menurut ayat diatas, bahwa tindakan manusia yang jahat di mata Tuhan yaitu melupakan Tuhan dan beribadah kepada Baal dan para Asyera. Yang dimaksud “melupakan” bukanlah berarti usaha untuk tidak mengingat lagi melainkan lebih bermaksud bahwa mereka tidak lagi percaya (mempercayakan) hidup mereka kepada Tuhan.

Hal yang sangat perlu kita renungkan setelah membaca FT diatas adalah apakah selama ini kita sungguh-sungguh percaya dan mengandalkan Tuhan? Mungkin kita tidak beribadah kepada Baal dan Asyerat atau tidak percaya kepada dukun, namun mungkin kita selama ini mengandalkan diri kita dan bukan Tuhan, atau mungkin kita selama ini bergantung kepada jabatan/kedudukan dan harta yang kita miliki dan bukan Tuhan. Renungkanlah! Hal itu jahat di mata Tuhan.

 

LH (03-09-12)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: