Oleh: Bakti Rajawali Ministry | Februari 14, 2013

Gambar Wujud Allah

Ibrani 1:1-4 “Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

Sejak jaman dahulu Allah terus menyatakan diri-Nya kepada manusia ciptaan-Nya. “Dengan berbagai cara” memberi makna bahwa pernyataan Allah kepada manusia itu kontekstual dan progressive supaya manusia itu bisa memahami maksud Allah. Pernyataan diri Allah tidak dibatasi oleh waktu atau jaman, situasi dan kondisi dunia dan juga budaya. Lebih dalam adalah betapa Allah itu sangat menginginginkan umat-Nya mengenal dia dan mendengarnya ketika Ia berbicara atau menyatakan diri-Nya.

Pastilah Allah punya rencana yang indah mengapa Dia menyatakan diri, dan tentu manusia akan beruntung apabila mengenal Allah. Mengapa? Karena mengenal Allah berarti mengenal kuasa, dan kebaikan-Nya, Nabi-nabi telah menjadi perantara sampai peryataan diri-Nya melalui perantara Anak-Nya Yesus Kristus. Dengan perantara Yesus Kristus, kita bisa mengerti isi hati Allah. Pengorbanan Yesus di kayu salib dengan meninggalkan kemuliaan-Nya di sorga demi manusia adalah bukti cinta Allah. Yesus adalah gambar wujud Allah.

Di PL dalam pernyataan diri Allah kepada bangsa Israel, Ia sering mengatakan kepada bangsa Israel “Aku..YHWH” yang dalam alkitab LAI terjemahan baru ditulis “TUHAN” (huruf besar semua), Disini Allah sekaligus menyatakan bahwa pada nama-Nya itu melekat seluruh keberadaan atau jati diri Allah. YHWH (Yahwe) atau TUHAN, adalah berbicara tentang existensiNya yang tidak berasal-usul atau ada dari kekekalan, unlimited power (kuasa yang tidak terbatas) dan absolute, dan yang keputusan-keputusanNya tidak dipengaruhi oleh manusia atau oleh apapun.

Kalau kita meyakini bahwa Yesus adalah gambar wujud Allah, Dia adalah gambar wujud Yahwe, yang pada-Nya melekat seluruh keberadaan atau jati diri Allah, Dia yang existensiNya tidak berasal-usul atau ada dari kekekalan, unlimited power (kuasa yang tidak terbatas) dan absolute, dan yang keputusan-keputusanNya tidak dipengaruhi oleh manusia atau oleh apapun. Betapa dahsyat Dia bagi kita sebagai milik kepunyaan-Nya.

Haleluya
Lomser Hutabalian, S.Th


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: