Oleh: Bakti Rajawali Ministry | Mei 12, 2013

Yesus Menangis

Salah satu kisah yang menyatakan kasih Tuhan adalah pada waktu dibangkitkannya Lazarus setelah empat hari di dalam kubur dan sudah membusuk. Disitu dikatakan bahwa Yesus menangis (Yoh. 11: 35), Mungkin kita bertanya mengapa Yesus menangis, padahal dia akan melakukan mujizat dan akan membangkitkan Lazarus dari kematian.

Tentu saja tangisan Yesus bukanlah tangisan sandiwara dan airmata-Nya bukan airmata buaya seperti yang biasa dilakukan oleh orang-orang munafik. Tetapi tangisan Yesus adalah murni adalah kepiluan karena dia menempatkan perasaanNya seperti perasaan Maria dan Marta yang memang berduka.

Pelajaran : Dalam persoalan atau tekanan hidup yang kita alami, tidak jarang kita meragukan hati Tuhan kepada kita. Kita berpikir bahwa Allah tidak tahu dan tidak perduli permasalahan yang kita gumulkan. Namun lewat kisah ini kita belajar bahwa Yesus tahu dan sangat memahami persoalan yang kita alami. Dia turut merasakan pilu/duka yang kita alami.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: