Oleh: Bakti Rajawali Ministry | November 17, 2013

KEDATANGAN KRISTUS MENURUT INJIL YOHANES

PENDAHULUAN

Keselamatan manusia merupakan hal yang penting dan menjadi perhatian Allah. Karena cinta-nya kepada manusia yang telah jatuh kedalam dosa, Allah telah merencanakan keselamatan manusia yang di kasihi-Nya itu supaya mereka tidak binasa melainkan beroleh hidup kekal.

Untuk melaksanakan misi penyelamatan manusia, Allah mengutus anak-Nya Yesus Kristus yaitu Pribadi kedua dari Allah Tritunggal untuk datang kedalam dunia dan menjadi manusia. Kedatangan Yesus Kristus ke dalam dunia, terjadi dalam dua kali yaitu kedatangan-Nya yang pertama melalui kelahiran-Nya sebagai manusia dan kedatangan-Nya yang kedua yaitu pada akhir zamat saat dunia ini segera berakhir dan saat itu Ia menjemput orang-orang yang percaya.

Baik kedatangan Yesus yang pertama maupun kedatangan yang kedua banyak dibicarakan melalui nubuatan Perjanjian Lama dan juga Perjanjian Baru. Tulisan ini akan membicarakan mengenai kedatangan Yesus Kristus menurut Injil Yohanes.

KEDATANGAN YESUS KRISTUS YANG PERTAMA MENURUT INJIL YOHANES

Kedatangan Yesus yang pertama datang ke dalam dunia adalah melalui inkarnasi dimana Ia menjadi manusia. Ia lahir melalui perawan Maria. Berbeda dengan Injil Matius dan Injil Lukas, Injil Yohanes tidak menceritakan tentang kelahiran Yesus. Yohanes memulai kisah Yesus dengan menyebutkan bahwa pada mulanya adalah Firman.
Memang, sampai Tuhan Yesus lahir, manusia hanya bisa berpegang kepada Firman. Firman ini digaungkan berkali-kali dalam Perjanjian Lama, melalui berbagai macam nubuatan para nabi. Bahwa akan datang seorang Mesias yang akan menyelamatkan manusia, yang oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh. Bahwa akan datang seorang Raja, yang akan memerintah kerajaan yang tidak akan berakhir sampai selamanya. Selama beratus-ratus tahun bangsa Israel bertahan dengan Firman itu, bertahan dengan janji itu, walaupun jatuh bangun diterpa perkembangan jaman.

Kemudian, Yohanes secara menarik melukiskan bahwa Firman itu kemudian menjadi terang. Firman itu berubah menjadi terang, maka Firman itu mulai terlihat. Firman itu tidak lagi berupa rangkaian kata yang tertulis di dalam sebuah kitab, melainkan bisa dilihat, bisa dirasakan hangatnya, bisa dilihat warnanya. Firman itu mulai terwujud sebagai sebuah terang, cahaya yang menerangi dunia yang kelam.

Pada ayat 14 dari pasal 1 dikatakan bahwa “Firman itu telah menjadi manusia dan diam diantara kita” menyiratkan bahwa Yesus sebagai manusia sebagaimana hakekatnya adalah melalui proses kelahiran. Dia melalui proses kelahiran, menjadi anak dan bertumbuh menjadi dewasa.

KEDATANGAN YESUS KRISTUS YANG KEDUA MENURUT INJIL YOHANES

Sebelum Yesus mengakhiri tugas-Nya di bumi pada kedatangan yang pertama, Yesus berjanji kepada pengikutNya bahwa Ia akan datang kembali. Yohanes menulis “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.” (Yohanes 14:1-3)

Namun ada satu kesulitan ketika membaca Perjanjian Baru mengenai kedatangan ini adalah penulis seringkali menggambarkan kedatangan final Kristus sudah dekat. Disini tidak ada kepastian waktu kapan hal itu akan terjadi. Kesan “sudah dekat” itu menjadi sebuah tanda tanya ketika fakta sampai kurang lebih 2000 tahun kemudian setelah kitab itu ditulis, kesan “sudah dekat” tetaplah sebuah kesan.

Jika dalam Injil, Yohanes melaporkan Yesus berkata kepada murid-murid- Nya, “Aku akan datang kembali” maka Matius menyatakan Ia berkata setelah bangkit dari kematian, “Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:20). Jika kedua pernyataan ini dihubungkan maka dalam konteks waktu itu dapat menimbulkan kesan bahwa kepergian-Nya hanya bersifat sementara dan tidak lama kemudian akan datang untuk menyertai murid-murid sampai akhir zaman. Berangkat dari pengertian ini akan timbul kesan baru dimana akhir zaman itu adalah waktu dimana murid-murid masih hidup.

Kesan kedatangan Tuhan yang segera/tidak lama juga tersirat di: “Aku tidak akan meninggalkan engkau yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.” (Yohanes 14:18). Namun perkataan ini dapat diterima sebagai pernyataan yang mengarah kepada diutusnya Roh Kudus, menjadi penolong, guru dan pemimpin yang setia dan menjadikan kehadiran-Nya secara pribadi nyata terus menetas kepada mereka.

Hal yang perlu diperhatikan juga mengenai kedatangan Yesus adalah: “Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku lagi dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku”. Walaupun Yesus tidak menggunakan ungkapan pergi dan datang segera namun gagasan itu ada.

Satu hal yang agak rumit juga adalah perkataan Yesus “Ketika Aku pergi dan menyiapkan tempat bagimu, Aku akan kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” (Yohanes 14:3).

Mengacu pada penjelasan diatas maka untuk menghilang kesan inkonsistensi perkataan ini maka harus di terima bahwa:

1. Murid-murid Yesus adalah mewakili setiap pengikut Kristus.
Artinya perkataan Yesus ini sebenarnya kepada semua pengikut Kristus waktu itu dan yang kemudian, bahwa kedatangan Yesus adalah bukan untuk dan masa murid itu semata tetap pada suatu masa di kemudian dan untuk orang-orang percaya di kemudian juga.

2. Kedatangan itu adalah suatu waktu dikemudian hari yang bisa
melampaui waktu hidup mereka dan murid-murid memahami bahwa ketika mereka meninggal dunia mereka masih akan ada “waktu tunggu” dan kelak mereka akan dibangkitkan untuk dibawa ke tempat yang telah disedikan Yesus pada kedatangannya yang kedua seperti yang dimaksudkan Yesus itu.

3. Selain dua hal diatas, harus diterima juga bahwa kedatangan Yesus itu sebagian sudah terwujud melalui hadirnya Roh Kudus yang adalah Pribadi Allah juga dan merupakan wujud existensi Yesus Kristus di dunia ini.

TUJUAN KEDATANGAN YESUS MENURUT INJIL YOHANES

Dari Yohanes pasal 18:37 dapat ditemukan bahwa tujuan kedatangan Yesus Kristus adalah memberi kesaksian tentang kebenaran. Kesaksian kebenaran itu adalah Allah sendiri dan misi-Nya bagi manusia. Yesus Kristus adalah penyataan diri Allah sendiri. Dan apa yang Dia lakukan adalah wujud kasih Allah bagi dunia ini. Yesus menobatkan “dunia” dari kejahatannya, mengajari dunia untuk hidup dalam kebenaran.

Yohanes 3:16 memberitahu kita, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 10:10 memberi kita alasan kedatangan Yesus, “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” Kasih Allah yang besar itu dinyatakan dengan pengorbanan Yesus di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Oleh karena penebusan itu, manusia diselamatkan dan mendapatkan bagian dalam kemuliaan Allah.

Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali adalah untuk membangkitkan orang-orang percaya pada akhir zaman, untuk memperoleh kehidupan yang kekal seperti sabda Tuhan Yesus sendiri: “Sebab inilah kehendak BapaKu, yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak dan yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkanNya pada akhir zaman” (Yoh.6: 40).

PENUTUP

Untuk melaksanakan misi penyelamatan manusia atas dasar kasih-Nya bagi manusia, maka Allah mengutus anak-Nya Yesus Kristus untuk datang kedalam dunia dan menjadi manusia. Kedatangan-Nya kedalam dunia adalah untuk menjalankan misi Bapa menyelamatkan manusia.
Pada kedatangan-Nya yang pertama, Dia memperkenalkan Allah, kasih dan misi-Nya bagi manusia. Dia harus disalibkan, mati dan bangkit. Dan kedatangan-Nya yang kedua yaitu pada akhir zamat saat dunia ini segera berakhir, Dia akan membangkitkan orang-orang percaya untuk memperoleh hidup yang kekal.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: