Oleh: Bakti Rajawali Ministry | Januari 29, 2014

Aku Ada, Aku Berpikir, Aku Merenung

Seorang Filsuf  yang bernama  Descartes pernah berkata “Saya berpikir karena itu saya ada”.  Perkataan ini bila tidak disimak secara mendalam dapat menghasilkan pengertian yang salah karena kalimat perkataan itu mengandung makna filsafat.  Berbeda dengan kalimat “saya berpikir karena saya ada” yang mengandung arti yaitu bahwa oleh keberadaan (adanya) kita secara fisik dengan kemampuan berpikir yang dimiliki maka kita berpikir, namun tidak semua yang tampak ada secara fisik secara otomatis dia berfikir.

Kata “itu” dalam kalimat “Saya berpikir karena itu saya ada” memiliki peran penting yang mengubah makna atau maksud yang dipikirkan oleh sang Filsuf.  Maka kalau kita coba renungkan maksud dari perkataan Descartes adalah bahwa Existensi atau keberadaan kita sebagai manusia hanya dianggap ada/nyata bila kita melakukan aktifitas berpikir. Tanpa ada aktivitas berpikir maka  manusia itu tidak lebih dari suatu benda yang mati.

Tentu saja setiap manusia yang hidup pasti berpikir. Aktivitas apapun yang dilakukan oleh fisik bisa dilakukan karena ada proses berpikir. Suatu kesimpulan disimpulkan karena ada proses berpikir.  Bila pun ada sebuah perkataan, misalnya “dia tidak berpikir dulu sebelum bertindak maka begini jadinya” atau mungkin sebuah pertanyaan “kenapa kamu tidak pikir-pikir dulu?” – sesungguhnya mereka itu berpikir sebelum melakukan tindakannya, hanya saja mungkin tidak merenungkan sesuatu itu dengan begitu rupa.

Ketika firman Tuhan disampaikan, maka setiap orang yang mendengar pastilah memikirkannya dan karena dia berpikir maka dia mendengar. Namun tidak semua orang yang memikirkannya akan merenungkannya.  Sedangkan tindakan yang berkwalitas yang didasari Firman Tuhan adalah tindakan yang sudah melalui proses berpikir dan merenungkan Firman itu. Itu berarti merenungkan Firman Tuhan adalah hal yang sangat penting.   Berbahagialah orang yang kesukaannya adalah Taurat Tuhan dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam (Band. Maz.1:1-2)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: