Oleh: Bakti Rajawali Ministry | Februari 14, 2014

MENGAPA HARUS RUMIT ?

Suatu hari saya menulis status di wall facebook saya seperti ini “terkadang kita sendirilah yang membuat hidup kita rumit”. Kalimat ini terinspirasi dari pengalaman saya ketika mengamati perilaku atau kebiasaan orang-orang di tempat saya bekerja.   Salah seorang  yang tidak luput dari pengamatan saya adalah seorang  asing (bule) sebutlah Mr. Bigman (bukan nama sebenarnya) karena postur tubuhnya yang tinggi besar. Mr. Bigman ini memimpin sebuah departemen di proyek yang sedang kami kerjakan.

Mr. Bigman ini sudah cukup tua, mungkin  usianya, sekitar 65-70an tahun, namun walau sudah tua dia masih terlihat cerdas dan penuh semangat.  Setiap pagi dia tidak melewatkan waktu untuk senam di lapangan depan kantor meskipun gerakannya yang tidak lagi fleksible karena faktor usia. Lalu apa yang unik dari Mr. Bigman ini?

Yang unik dari Mr.Bigman ini adalah setiap hari dia menggunakan pakaian (celana dan kemeja) yang sama. Saya katakan sama karena baik bentuk dan warnanya sama.  Jadi kalaupun dia mungkin memiliki dua atau lebih pakaian yang dipakai kerja, yang jelas bentuk dan warna yang dia pakai itu persis. Sangat mungkin dia hanya menggunakan pakaian yang sama, karena dia bisa mencucikan sekaligus mengeringkan dengan cepat di hotel tempat dia menginap yang disediakan oleh perusahaan.

Sekitar 15 tahun yang lalu juga saya punya atasan seorang perempuan Inggris. Orang ini pun juga termasuk unik karena dia selalu memakai pakaian hitam, baik celana maupun kemeja/kaos selama proyek berlangsung  kira-kira  1,5 tahun. Dan pakain hitammnya pun cuma 2-3 pasang yang selalu berganti.

Dari kedua orang ini saya ambil satu hikmat yaitu a simple lifestyle (gaya hidup yang simple/sederhana). Mereka tidak mau direpotkan dengan berbagai macam model pakaian, pun tidak memikirkan persepsi negative orang lain kepada mereka karena menggunakan pakaian yang itu-itu saja setiap hari. Bukankah manusia pada umumnya sering disibukkan dengan pakaian yang akan dipakai?  Mereka berusaha berpenampilan terbaik dengan pakaian bermerek terkenal, pakaian-pakaian yang mahal dan selalu ikut model terbaru. Sudah tentu kebiasaan itu  akan mengakibatkan biaya hidup yang besar.

Hidup menjadi rumit karena tidak jarang juga orang-orang memaksakan diri untuk memiliki banyak pakaian yang bagus-bagus meski penghasilannya tidak terlalu besar. Apalagi dikota industri  seperti Batam, meng-kredit pakaian secara berkesinambungan sangat banyak terjadi. Alhasil setiap bulan gaji yang mereka dapatkan harus terpotong.

Hidup menjadi rumit, seringkali karena kita yang menjadikannya rumit.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: