Oleh: Bakti Rajawali Ministry | April 4, 2014

Wani Piro

“Wani piro?” mungkin kalimat tanya yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Kalimat dari bahasa Jawa yang arti hurufiahnya “berani berapa?” ini menjadi sangat terkena sejak digunakan menjadi tagline di iklan salah satu produk rokok.

Menurut beberapa sumber, pertanyaan “wani piro?” ini sebenarnya tidak selalu bermaksud tidak baik. Di dalam bisnis atau perdagangan sering digunakan, misalnya ketika terjadi tawar penawar atau penawaran suatu barang. “Wani piro?” bisa juga merupakan suatu “daftar harga yang harus dibayar” yaitu apa-apa saja yang harus dilakukan atau dikorbankan untuk menggapai sesuatu yang sangat didambakan atau dicita-citakan. Artinya baik atau buruknya pertanyaan itu tergantung spirit atau maksud yang ada dalam hati orang-orang yang menggunakannya.

Di dua iklan yang dimiliki produsen rokok seperti yang disebutkan diatas, seakan menyindir bahwa segala urusan, mesti ada “uang pelicin”nya, bahkan bukan hanya di dunia manusia namun sampai di dunia jin juga. Segala urusan akan menjadi lancar bila disertai dengan uang tambahan diluar yang seharusnya. Ini contoh spirit atau maksud yang salah dibalik penggunaan pertanyaan itu.

Dalam perkembangannya sekarang ini, “wani piro?” ternyata bukan lagi sekedar lelucon di iklan dalam sorotannya tentang issu korupsi tetapi sudah sering menjadi celotehan untuk banyak hal khususnya dalam menjawab atau meresponi sebuah permintaan. Mis: “Tolong ambilkan handuk itu!”, lalu dijawab “wani piro?”; “tolong antar saya ke pasar!”, “wani piro?”, dsb. Di jejaring sosial pun belakangan ini sering muncul “wani piro?” untuk menjawab iklan/status yang berkaitan dengan permintaan dukungan ini pada pemilu yang akan datang. Artinya bila mau dipilih, maka caleg itu diminta untuk membayar suara yang nanti akan diberikan pada pencoblosan nanti. Ini pun juga adalah spirit yang salah dibalik pertanyaan itu.

Dapat anda bayangkan bila spirit yang salah seperti ini menguasai kehidupan seseorang, maka segala sesuatu akan diukur dengan uang dan untung-rugi. Bagaimana dengan anda?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: