Oleh: Bakti Rajawali Ministry | Mei 20, 2014

SAMPAI AKHIR HIDUP

Di dalam Alkitab diceritakan tentang murid-murid Yesus dan bagaimana pelayanan mereka sejak mereka dipanggil menjadi murid sampai fase kenaikan Yesus Kristus. Setiap orang yang membaca akan mengetahui sebahagian kisah hidup mereka. Namun bagaimana akhir hidup mereka tentu menjadi sebuah pertanyaan besar sebab hal itu tidak ditemukan di Alkitab.

Menurut sumber internet, ada buku yang berjudul Eusebius (History of The Christian Church) yang ditulis berdasarkan penelitian dan bukti-bukti sejarah menceritakan kisah-kisah tragis kematian murid Tuhan Yesus. Matius disebut meninggal karena disiksa dan dibunuh di Etiopia, Markus meninggal dunia di Alexandria (Mesir), setelah badannya diseret hidup-hidup dengan kuda melalui jalan-jalan yang penuh batu. Lukas mati digantung di Yunani, setelah ia berkhotbah di sana kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan. Petrus telah disalib dengan kepala di bawah. Kayu salib untuk Petrus dipasangnya berbeda, ialah secara huruf X, karena itulah permohonan yang ia ajukan sebelum ia disalib,dimana ia memohon untuk disalib dengan cara demikian. Ia merasa tidak layak untuk mati dan disalib seperti Yesus.

Yakobus saudara tiri dari Yesus dan pemimpin gereja di Yerusalem, dilempar ke bawah dari puncak bubungan Bait Allah. Yakobus anak Zebedeus adalah seorang nelayan dan ia adalah murid pertama yang dipanggil untuk ikut Yesus, ia dipenggal kepalanya di Yerusalem. Pada saat-saat ia disiksapun, ia tidak pernah menyangkal Yesus, bahkan ia berusaha untuk berkhotbah terus, Bartolomeus yang lebih dikenal sebagai natanael ia menjadi misionaris di Asia, antara lain ia memberikan kesaksian di Turki. Ia meninggal dunia di Armenia setelah ia mendapat hukuman pukulan cambuk, dan banyak kisah lainnya.

Mereka mengalami penderitaan, cercaan bahkan siksaan demi mempertahankan iman mereka dan karena pemberitaan Injil yang mereka lakukan. Sungguh kontras bila kita bandingkan dengan orang Kristen zaman sekarang, dimana jiwa patriotisme sudah sulit ditemukan, baik dalam pemberitaan Injil itu sendiri maupun dalam mempertahankan iman atau beriman sesuai tuntutan firman Tuhan. Jangankan menderita dan mati bagi Kristus, untuk datang ibadah saja pun banyak acuh tak acuh. Beginilah memang di zaman akhir yang sudah dinubuatkan, hanya mereka yang bertahan dan setia sampai akhir yang akan mendapat mahkota kemuliaan. (LH-Mei’14)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: