Oleh: Bakti Rajawali Ministry | Mei 30, 2014

SIKAP MENGHADAPI TANTANGAN (Rangkuman Kotbah Minggu, 25 Mei 2014)

Nas : Kis. 4:27-31

Situasi yang terjadi dalam konteks ini adalah murid-murid Tuhan sedang dalam tekanan. Yesus tidak lagi bersama dengan mereka. Tetapi  pekerjaan Tuhan luar biasa dinyatakan dalam pelayan murid-murid sehingga banyak orang yang berpaling kepada mereka.  Tentu mereka dianggap ancaman bagi imam-imam dalam hal kehilangan jemaat (pengikut) juga bagi orang Farisi yang ketat di dalam hukum Taurat dan yang tidak percaya kepada Yesus.

Tidak heran bila ada hamba-hamba Tuhan yang menganggap hamba Tuhan lain sebagai ancaman dan takut kehilangan jemaat. Alhasil mereka hidup dalam kebencian dan melakukan tindakan-tindakan yang salah.

Menarik untuk disimak ayat 29, ketika mereka mengalami ancaman di dalam mengikut dan memberitakan Injil Tuhan, mereka tidak meminta supaya Tuhan menjauhkan ancaman itu tetapi mereka meminta supaya Tuhan memberi keberanian untuk memberitakan firman. Tentu tidak salah bila kita meminta agar Tuhan menghalau rintangan/tantangan dari kehidupan kita, tetapi yang paling penting adalah meminta hikmat dan kekuatan dari Tuhan sepaya mampu tetap berdiri dalam segala keadaan yang diizinkan Tuhan.

Di ayat 30 ini pun para murid tidak meminta bencana terjadi kepada orang-orang yang mengangap mereka sebagai ancaman, mereka justru meminta Tuhan mengulurkan tangan dan “mendemonstrasikan” kuasa-nya melalui kesembuhan, tanda-tanda dan mujizat. Agar setiap orang tahu bahwa mereka ada di pihak Tuhan dan Tuhan di pihak mereka dan olehnya pemberitaan Injil semakin meluas.

Belajar dari para murid, daripada mengumpat, kesel dan marah dengan orang-orang yang mengecewakan, mengecam/mencela kita, orang yang menyakiti dan berbuat jahat, lebih baik kita berdoa agar Tuhan mengulurkan tangan dan menyatakan kuasa-Nya. Biarlah Tuhan yang menyatakan pembelaan-Nya dengan cara-Nya.

Akhirnya, orang-orang yang berserah kepada Tuhan akan menerima janji Tuhan. Janji Tuhan adalah menyertai orang percaya sampai akhir zaman. Dan Roh Kudus adalah pribadi Allah yang bekenan menyertai dan tinggal di dalam diri orang percaya. Roh Kudus menjadi dasar keberanian untuk memberitakan firman Tuhan dan untuk hidup di dalam kebenaran.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: