Oleh: Bakti Rajawali Ministry | Juni 6, 2014

TUHAN MENDAHULUI KITA (Rangkuman Kotbah Minggu, 01 Juni 2014 – GPI Sidang Trans Marina)

Nas : Yosua 5:13-15

Hadirnya sosok yang mengaku sebagai Panglima Bala Tentara Tuhan ini perlu menjadi perenungan bagi kita, siapa dan apa tujuannya tiba-tiba muncul di hadapan Yosua. Seseorang yang tidak sedang ditunggu, tidak pula diketahui dari mana datangnya. Dengan melihat pada sikap Yosua kepada sosok ini yaitu Yosua menyembahnya dan ia mau menerima sembahan itu, maka mungkin Dia adalah Tuhan sendiri yang menampakkan diri. Dalam istilah teologi disebut “Teofani” yaitu penampakan Allah dalam wujud yg bisa dilihat. Bandingkan dengan hadirnya Tuhan dalam nyala api yang keluar dari semakduri tetapi semak itu tidak terbakar (Kel. 3:1-6). Paling tidak sosok itu adalah Malaikat yang mewakili Allah untuk satu misi.

Sebutan diri sebagai Panglima Bala Tentara Tuhan, bersesuaian dengan keadaan orang Israel yang akan menghadapi peperangan untuk merebut kota Yeriko, karena Panglima Bala Tentara berbicara tentang seorang pemimpin yang memegang komando dan memimpin pasukan dalam peperangan.

Pasal 6 adalah sambungan dari ayat-ayat diatas. Disana disebutkan bahwa Tuhan memberi petunjuk kepada Yosua untuk menghancurkan tembok Yeriko. Mereka disuruh untuk mengelilingi kota itu sekali selama enam hari berturut-turut tetapi pada hari ketujuh, tujuh kali mereka harus mengelilingi tembok itu. Ada tujuh sangkakala yang dibawa oleh imam-imam. Setelah selesai dikelilingi, sangkakala dibunyikan dan jemaat berteriak. Akhirnya mereka berkemenangan.

Tuhan hadir dan menyatakan diri bagi kita untuk kebutuhan kita; sebagai Gembala, Ia memelihara kita, sebagai sahabat Dia membantu kita dalam kesulitan, Dia juga menyatakan diri sebagai Penolong, Penghibur dan Juruselamat bagi kita. Betapa penyertaan Tuhan luar biasa dalam hidup kita, dan adalah hasrat hati-Nya untuk selalu menyertai umat-umat-Nya. Hal itu telah dibuktikan sejak penciptaan dan lebih nyata lagi ketika Tuhan menyuruh umat Israel meninggal Mesir dan pergi ke kanaan. Sepanjang perjalanan mereka, Tuhan menyatakan kehadiran-Nya melalui   Malaikat yang mendahului mereka, Tiang Awan dan Tiang Api, lalu melalui Tabut Perjanjian.

Di dunia ini setiap saat kita berperang. Kita berperang dengan keinginan daging, berperang melawan bujuk rayu iblis, berperang melawan kemalasan, dan lain-lain. Kita mau terus meyakini bahwa Tuhan menyertai kita. Hasrat hati Tuhan adalah menyertai kita. Dia akan berjalan di depan kita untuk mendahului kita dalam peperangan yang kita harus hadapi. Namun begitu, kita harus selalu mengikuti petunjuk dan arahan Tuhan supaya kita berkemenangan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: