Oleh: Bakti Rajawali Ministry | Januari 18, 2015

DAMPAK PENGENALAN AKAN KRISTUS

Nats : Filipi 3:7-11

Anggapan atau perspektif bisa berubah seiring bertambahnya pengalaman, pemahaman dan pengamalan akan sesuatu, terlebih bila ada penyataan diri Allah secara khusus dalam perjalanan hidup seseorang. Seperti Paulus, setelah bertemu dengan Tuhan Yesus, pertemuan itu menjadi titik awal perubahan hidupnya yang dahulu berusaha untuk membunuh pengikut Kristus dan orang yang mengabarkan injil-Nya; yang dahulu memiliki kedudukan yang terhormat sebagai Farisi, Ahli dan taat di bidang hukum Taurat, namun kemudian berbalik menjadi pengikut Kristus dan Rasul. Apa yang dahulu dianggapnya keuntungan sekarang malah dianggap kerugian, karena pengenalannya akan Kristus.

Berbicara tentang “untung” dan “rugi” khususnya dalam konteks mengamalkan hidup sebagai pengikut Kristus, orang-orang yang melakukan kabajikan, orang-orang yang memberi diri; waktu, tenaga dan dana untuk pekerjaan Tuhan, orang-orang yang mempersembahkan persembahan yang terbaik, akan dianggap bodoh oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Bagi orang-orang seperti ini, yang merupakan keuntungan adalah segala sesuatu yang mendatangkan uang, harta, atau keuntungan jasmani atau duniawi lainnya bagi dirinya sendiri. Orang-orang yang tidak mengenal Tuhan tidak mau berkorban bagi Tuhan dan orang lain sebaliknya akan sanggup mengorbankan orang lain untuk kepentingannya. Orang-orang yang tidak mengenal Allah tidak akan melakukan apa-apa yang berarti bagi pekerjaan Tuhan. Orang-orang yang tidak mengenal Tuhan sama seperti orang-orang yang akan binasa yang menganggap pemberitaan salib sebagai kebodohan, sedangkan orang yang mengenal Allah sama dengan orang yang diselamatkan yang menganggap pemberitaan itu sebagai kekuatan Allah yang menyelamatkan (1 Kor 1:18).

Mengapa pengenalan Allah lebih mulia? Sebeb pengenalan akan Allah membawa kita kepada persekutuan yang semakin intim dengan Tuhan. Semakin kita mengenal Tuhan maka kita pasti akan semakin intim dengan Tuhan. Keintiman dengan Tuhan akan menembus batas-batas kemustahilan. Pengenalan akan Tuhan menjadikan kita tahu apa yang menjadi bagian kita. Dan bagian terbesar yang kita dapat adalah keselamatan yang dianugerahkan yang tidak dapat dilakukan oleh hukum Taurat. Bagian lainnya adalah jaminan pemeliharaan Tuhan di bumi. Kesadaran ini yang memampukan orang-orang percaya melakukan kebajikan, memberi diri dan persembaan yang terbaik. Pengenalan akan Tuhan menghasilkan kebenaran sehingga yang duniawi menjadi sampah. Namun pengenalan tidak datang begitu saja melainkan dengan membaca dan merenungkan Firman Tuhan dan persekutuan dengan Roh Kudus. Sebab Roh Kudus akan memimpin kita kedalam seluruh kebenaran Allah.

Kita ada di dalam Tuhan bukan karena kebenaran kita melakukan Hukum Taurat melainkan karena anugerah oleh iman. Perbuatan baik atau kebajikan akan mendapat upahnya masin-masing, tetapi perbuatan baik atau kebajikan bukan untuk mendapat perkenanan Allah. Justru karena perkenanan Tuhan oleh iman kita maka kita berbuat kebajikan (Band. Ibrani 11:6).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: